Jumat, 18 Mei 2012
Jumat, 04 Mei 2012
BOS......
Senin, 23 April 2012
Mengenang Sang Kyai Cuwati (Mungkin) Pertama
![]() |
| Muntholib Ibnu Muhammad Husain |
- Latar Belakang
- Perawakan
- Perjuangan dan Peninggalan
- Jabatan Pemerintahan
- Makam Sang Kyai
Sabtu, 21 April 2012
DUEL EL CLASSICO
Rabu, 01 Februari 2012
KATAKAN TIDAK Pada Mistisme dan Perdukunan
KRITIK SOSIAL WARGA KAMPUNGKU
Kehidupan yang sudah modern ini tidak begitu mempengaruhi terhadap kehidupan sosial warga kampung Desa Poncoharjo, betapa tidak, desa yang terletak di Kecamatan Bonang Kabupaten Demak ini kehidupan sosialnya masih di pengaruhi oleh mistisme yang sangat kental, latar belakang pendidikan menjadi sumber awal ketika warga kampung ini masih begitu kuat kepercayannya terhadap tahayyul. Sebagai contoh tiga tahun belakangan hampir di tiap tahun setelah idul fitri kejadian demi kejadian kadang silih berganti, yang paling mutahir adalah kejadian hantu cekik yang begitu menjadi fenomena.
Berkaitan dengan hantu cekik ini adalah, ketika ada warga kampung asal desa ini ada yang memuja ke Ratu Pantai Selatan untuk mencari pesugihan dengan cara membunuh atau mencari korban dengan dicekik, jika mendapatkan satu korban si pelaku pesugihan akan mendapat satu peti uang yang akan merubah kehidupan sosial pelaku pesugihan tersebut.
Selain itu ada juga yang menggunakan pesugihan berupa meminta bantuan terhadap hantu cebol atau yang kita kenal dengan tuyul. Sebagai contoh jika pelaku pesugihan tuyul itu ingin melakukan sumbangan terhadap pesta pengantenan misalnya maka, amplop yang tanpa nama itu akan hilang isinya alias kosong, meski ada orang yang dengan sengaja memisahkan amplop pemberian orang yang diduga pelaku pesugihan tuyul tersebut, karena memang di kampung ini pemberian kadang masih berupa datang langsung yakni dengan memperlihatkan kedatangannya.
Selain itu ada juga isu yang tersebar yaitu dengan datang secara bersama antara dua orang lawan jenis yang bukan muhrim dewasa ke salah satu tempat pemujaan di Gunung Kemukus Kabupaten Grogoban Jawa Tengah yakni dengan melakukan hubungan suami istri disana.lalu setelah pulang mereka merahasiakan perilakunya karena hanya satu orang saja yang akan berhasil, setelah salah satu berhasil maka pihak yang kaya harus membantu ke pihak yang tidak berhasil.
Ada juga pemujaan yang lain yang tersebar di masyarakat desa ini yakni ada juga yang kaya karena berserikat dengan hantu ular yakni harus membuat tempat khusus dengan ritual-ritual khusus untuk melakukan hubungan suami istri dengan iblis tersebut . dan sebagainya dan sebagainya.
Selain yang terlihat sangat jelas sifat persekutuannya, ada juga yang terbalut dengan bersifat ritual keagamaan, yakni dengan melakukan upacara-upacara pembacaan teks sejarah ulama di tempat pohon besar yang dipercaya merupakan petilasan dari sesepuh yang dipercaya mempunya kekuatan magis. Karena memang diyakini oleh penduduk setempat di desa ini banyak sekali leluhur yang berpengaruh terhadap kehidupan penduduk setempat.
Semoga kita terhindar dari persekutuan dengan selain Allah, cukuplah Allah menjadi penolong terhadap apa yang kita usahakan.
Sabtu, 28 Januari 2012
MY VIDEO
Jumat, 12 Agustus 2011
kelahiran bayiku
MY BABY STORY
Perjalanan seseorang dengan seseo
rang yang lain tidaklah sama, tentunya hal tersebut berlaku bagi kelahiran anakku yang tersayang.
Malam itu malam jum’at sekitar pukul 3 pagi istriku tersayang mengalami mules-mules pertanda adanya kontraksi dari bayi yang ada dalam kandungan untuk menuju ujung ‘pelawangan’ rahim istriku. Namun hal itu tidaklah berjalan terus menerus namun perlahan-lahan menuju persalinan yang sebenarnya.
Esok harinya sekitar jam delapan pagi proses persalinan mulai menunjukkan pertanda kemajuan hal ini terbukti dari keluarnya semacam cairan kental dari rahim istriku, namun demikian hal ini tidaklah berjalan lama berhenti begitu saja.
Dua jam kemudian...
Proses persalinan yang panjang menambah rasa sakit ketika mengalami pembukaan pada rahim istriku hampir pasti dibarengi dengan jeritan memilukan. Pertanda itu kembali muncul, cairan yang kedua kembali keluar dari rahim istriku namun disertai dengan keadan yang payah, dengan menangis kesakitan istriku menahan perih yang menyertai proses persalinan.
Sore itu sekitar jam 5.30, istriku sudah tidak kuat lagi untuk menahan sakit yang membelenggunya akhirnya, kami membawanya ke Rumah Bersalin yang menjadi tempat periksa kandungan istriku selama ini, akhirnya bidan memeriksa kandungannya, namun setelah diperiksa akhirnya istriku hanya pasrah menunggu keberlanjutan pembukaan rahimnya, karena sejak kedatangan istriku di rumah bersalin itu baru pembukaan 3-4, sehingga masih menunggu dengan jangka waktu yang cukup lama.
Dalam proses perkembangan pembukaan itu praktis tangisan pilu mengiringi, seperti jeritan kesakitan, memukul suami memukul ke dinding kamar dan sebagainya. menurut perkirakan bidan tersebut lahir jam 10 malam.
Jam sepuluh malam waktu yang dinantikan untuk kelahiran anakku sudah tiba, namun orok yang di dalam tak nampak mau keluar, tenaga istriku sudah mulai terkuras karena berulang kali harus mengeden mendorong anakku keluar.
Ditengah kegalaun hati dengan berunding terlebih dahulu dengan anggota keluarga akhirnya kami sepakat untuk membawa istriku ke Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Di tengah perjalan menuju Rumah Sakit istriku terus menjerit kesakaitan akhirnya sekitar pukul 1.10 dini hari kami beserta istriku tiba di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Proses adminstrasi selesai akhirnya istriku di bawa ke ruang persalinan lantai bawah. Kamipun disuruh keluar oleh petugas. Dengan perasaan was-was kami menunggu sedangkan saya ikut ke dalam menemani istriku yang masih terus menjerit kesakitan. Akahirnya bidan memberikan suntikan yang menurut istriku adalah untuk mengeluarkan isi perut berupa makanan, betul setelah beberapa detik makanan yang sore itu dimakan keluar semua.
Sambil menunggu dokter, istriku terus berjuang melawan rasa sakit. Sedangkan aku begitu setia menemani istriku yang berjuang melawan maut.
Sejam kemudian tiba dokter yang belakangan kami ketahui bernama Dr. Gunawan Sp. OG yang merupakan dokter sepesial bedah yang akan mengoperasai cesar istriku
Hampir pukul dua sudah ketika sang dokter memberitahukan kami untuk berdo’a atas keselamatan istriku dalam menjalani operasi cesar itu. Kamipun dengan khusu’ menengadahkan tangan kami untuk keselamatan istriku, degan sedikit meneteskan air mata yang sejak tadi sulit terbendung kami berdoa.
Akhirnya sabtu jam 02.10 pagi anakku lahir. Seorang anak laki-laki ynag tampan dengan berat 2.8 kilo serta panjang 47 centimeter yang belakangan kami namakan dia dengan MUHAMMAD HUSNUZEN EL MUBARAK (محمد حسن الزين المبارك).

Namun sejak kelahirannya istriku baru sekali bertemu dengannya karena berbeda ruang namun keesokan harinya baru kami berdua bertemu dengan anakku yang masih merah bersegel dilengannya menunjukkan tanda anak kami.
Lima hari lamanya kami menghabiskan waktu di rumah sakit www.rsisultanagung.co.id begitu lama seakan waktu berjalan. Di hari pertama pasca kelahiran istriku masih memakai infuse serta kantong urine di samping tempat tidurnya dengan posisi masih tidur terlentang serta puasa bicara selama 2 jam lamanya baru esok harinya istriku bisa miring ke kiri dan kanan dengan infuse serta kantong urin masih terpasang. Hari ketiga infuse serta kantong urin sudah mulai dicopot serta diharuskan istriku untuk duduk kemudian berjalan begitu seterusnya sampai memungkankan untuk berjalan normal seperti biasanya. Disamping itu makanan yang dimakan juga diatur sedemikian rupa misalnya hari pertama dan kedua pasca operasi masih makan bubur dengan lauk yang dihaluskan hari berikutnya menjadi nasi lembek dan akhirnya makan nasi seperti biasa dangan lauk biasa. Menu makanan yang disediakan harus dimakan semua agar luka bekas operasi cepat sembuh.
Demikian kisah perjalanan lahirnya anakku tersayang semoga bermanfaat dengan berbagi pengalaman.
Wassalam…
